Skip to main content

Adira Finance Amankan Pembiayaan Lewat Aplikasi Adiraku

Industri pembiayaan, PT Adira Dinamika Multi Finance( Adira Finance) Tbk( ADMF) berupaya mengamankan sasaran pembiayaan pada 2022 lewat kenaikan pembiayaan digital dengan aplikasi Adiraku.

Perihal tersebut di informasikan Direktur Utama Adira Finance I Dewa Made Susila lewat pertemuan dengan media secara virtual, Rabu, 30 Maret 2022.



Lebih dahulu perseroan sempat mengantarkan, tahun ini pembiayaan ditargetkan bisa berkembang dekat 30 persen jadi dekat Rp 33- 34 triliun, dibandingkan pencapaian pembiayaan pada 2021 ialah sebesar Rp 25, 9 triliun.

"Dalam jangka pendek, kita wajib amankan sasaran pembiayaan kita buat 2022 ini. Secara strategi tidak berganti, kita terus hendak melaksanakan Digitalisasi lewat Adiraku," kata ia.

Perseroan percaya dengan sinergi bersama groupnya ialah Mitsubishi UFJ Group( MUFG) serta PT Bank Danamon. Adira Finance masuk dalam keluarga MUFG, sehabis induk usahanya, Bank Danamon, diakuisisi oleh MUFG pada 2017. Bank Danamon sendiri mempunyai jumlah saham 92, 07 persen di Adira Finance.

Lewat aplikasi Adiraku, warga telah bisa mengajukan pembiayaan secara online serta menemukan bermacam pemecahan keuangan secara digital. Sehingga membolehkan warga melaksanakan akses kapan serta dimana juga.

Lewat aplikasi Adiraku, warga bisa membeli motor serta mobil baru ataupun sisa, tercantum bermacam- macam produk durable goods serta pinjaman dana tunai, dan asuransi.

Sampai dikala ini, kata Made, pembiayaan di kanal digital itu baru berkontribusi dekat 7 persen buat pembiayaan Adira Finance. Buat menggenjot pembiayaan digital, perseroan pula berupaya bekerjasama dengqn pemain market place.

" Customer digital sangat banyak itu berasal dari Dana Tunai, produk durable, serta yang sangat sedikit itu pembiayaan mobil serta motor," kata ia.

Pada 2021, pembiayaan Adira Finance tembus Rp 25, 9 triliun dengan pembiayaan mobil baru naik sebesar 62, 8 persen( Rp 6, 7 triliun),

Pembiayaan mobil sisa naik 37, 5 persen( Rp 3, 8 triliun), Pembiayaan motor baru naik 34, 8 persen( Rp 9, 4 triliun),

Pembiayaan motor sisa naik 12, 7 persen( Rp 1, 7 triliun),

Pembiayaan Durables naik 7 persen( Rp 329 miliyar) serta Sarana dana multiguna naik 35 persen( Rp 4 triliun).


Comments

Popular posts from this blog

Perkembangan E-Commerce di Indonesia yang Wajib Kamu Tahu

Persaingan antar web belanja online ataupun e- commerce diIndonesia kian ketat. Keadaan itu bersamaan dengan pesatnya laju pertumbuhan teknologi, spesialnya ponsel pintar( smartphone). Bersumber pada riset Cuponation, Tokopedia memuncaki catatan e- commerce terpopuler di Tanah Air. Sejauh 2019, platform belanja online berlogo burung hantu itu didatangi sebanyak 1, 2 miliyar kali. Rinciannya, 863, 1 juta melalui website mobile( 72, 35 persen) serta 329, 8 juta melalui desktop( 27, 65 persen). Di peringkat kedua terdapat Shopee yang menggeser Bukalapak. Jumlah kunjungan Shopee pada tahun kemudian menggapai 837, 1 juta melampaui Bukalapak sebesar 823, 5 juta, Sribu. PR& Communication Manager Cuponation Indonesia, Olivia Gadis berkata, secara universal lebih dari 2 pertiga online shopper berbelanja melalui website mobile.  Hasil riset menampilkan 77, 15 persen jumlah wisatawan sejauh 2019 tiba dari website mobile sedangkan dari desktop sebesar 22, 85 persen." Perihal ini menampilk...

6 Start Up Unicorn di Indonesia, Apa Saja?

  JD. id formal menyandang gelar terkini ialah unicorn. Status ini diberikan kepada startup ataupun industri rintisan yang nilai valuasinya sukses menggapai 1 miliyar dolar AS ataupun dekat Rp 14, 1 triliun.   JD. id menaikkan panjang catatan startup bergelar unicorn di Indonesia, menyusul Gojek, Tokopedia, sampai OVO. Spesial Gojek, dia apalagi sudah menemukan gelar decacorn serta valuasinya telah tembus 10 miliyar dolar AS. Berikut 6 startup Indonesia yang menyandang status unicorn . Berikut daftarnya! 1. Gojek   Startup Gojek didirikan oleh Nadiem Makarim, Kevin Aluwi, serta Michaelangelo Moran pada Oktober 2010. Gojek mengawali bisnisnya bagaikan layanan ojek motor panggilan melalui call center serta dikala berdiri cuma mempunyai 20 pengemudi. Gelar status unicorn diraih Gojek pada tahun 2017 kemudian, dikala itu nilai valuasinya diperkirakan menggapai 1, 2 miliyar dolar AS. Selang 2 tahun setelah itu, status Gojek bertambah jadi decacorn. Bersumber pad...

Langganan HBO Go Indonesia untuk Nonton Game of Thrones Yuk!

Buat kalian pecinta film-film di channel HBO, saat ini kita sudah bisa menonton HBO lewat aplikasi di gadget lho. Lewat aplikasi Maxstream kita bisa menyaksikan konten rilisan HBO tanpa mencari di internet. HBO Go Indonesia ini menghadirkan beragam tontonan untuk para pengguna Telkomsel di aplikasi Maxstream.  Untuk saat ini baru Telkomsel aja yang bisa mengakses konten dari TV kabel premium asal AS ini. Nah untuk kamu yang sudah berlangganan HBO melalui provider TV kabel akan langsung mendapatkan akses di aplikasi dengan cara membeli paket Maxstream HBO Go dan langsung menonton film ataupun serial favorit ala Game of Thrones seperti Chernobyl, Westworld ataupun Game of Thrones. Harga kuotanya pun nggak mahal kok, hanya sekitar Rp 60.000 dengan kuota berisi 5 GB dan aktif selama 30 hari. Kedepannya Telkomsel akan segera merilis jenis paket lainnya untuk memenuhi kebutuhan para pelanggan. Kira-kira kamu tertarik nggak nih untuk mengikuti series favorit atau film di...